Waktu adalah penantian
Waktu berarti kesabaran
Waktu juga berarti jawaban
Waktu menjadi peluruhan
Waktu terbukti bisa meluruhkan dendam yang membara, menyembuhkan
hati yang sakit, perlahan menghilangkan sedih di hati. Waktu juga yang
juga yang kembali mendamaikan hati yang berselisih, mempertemukan musuh
yang saling berlawanan dalam maaf dengan penuh kesadaran.
Waktu yang akan menghapuskan kenangan
Waktu adalah kekuatan
Siapa sangka besi yang kokoh kuat bisa luruh lantak menjadi pasir
lalu jadi debu karena waktu memberikan kesempatan untuk terkikis karat.
Siapa sangka batu keras bisa berlubang karena waktu memberikan air
kesempatan untuk terus menetesinya.
Waktu akan menjadi pembuktian
Waktu yang akan mengukur seberapa lembut seseorang dalam sabarnya,
seberapa kuat seseorang dengan visinya. Tidakkah ibu sudah membuktikan
cinta pada anaknya dalam waktu yang panjang dari mulai dalam kandungan
sampai hayat tak lagi bersamanya. Waktu juga akan membuktikan apa yang
selama ini tersirat dalam ketidaktahuan. Waktu juga akan menjadi bukti
bahwa cinta itu ada dengan kekalnya.
Waktu adalah makhluk yang tepat janjinya. Ia datang setiap detik,
menit, jam, tanggal, bahkan tahun serta satuan waktu lain yang telah
ditentukan. Ia tak pernah telat barang sedetik pun. Ia menepati sesuai
titah tuhannya.
Dalam waktu ku menunggu menguji kesabaran yang tak berujung, menagih
janji yang tak pernah ada sejarah membuktikan ia ingkar. Aku menunggu
sesuatu yang telah ada janji dari-Nya. Dalam diam, dalam sepi, dalam
kesendirian atau kebersamaan dengan sunyinya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar