Rabu, 26 Oktober 2011

Cinta Yang Terpendam


Maaf,,,
Bila aku selalu menghindarimu..
Yang tak pernah mau menemuimu..
Atau bahkan memandangmu…
Tapi,,,
Jauh di lubuk hatiku yang terdalam..
Ternyata ada cinta yang terpendam..
Juga ada rindu yang menghujam..

Entahlah,,,
Aku tak punya cukup keberanian..
nyaliku tak sebesar yang kuharapkan..
Hingga cintakupun tak pernah tersampaikan..
Biarlah,,,
Smua ini kan ku jadikan rahasia diri..
yang tak perlu kamu mengetahui..
dan kan kubawa sampai mati..

Dia Yang Kau Pilih


Ketika hati ini menemukan jawabnya,,
Entah mengapa kini semuanya sirna,,
Saat ku berharap pintu hatimu terbuka,,
Saat itulah kau menutupnya untukku singgahi,,
Ku ingin kau sadari arti diriku di sini,,
Untuk mencintai dan mengasihi dirimu setulusnya,,
Namun sampai saat ini kau tak menyadarinya,,
Hingga kau tak sadari kau lukai hati dan perasaanku,,

Bila engkau tak menerima cinta ini,,
Namun selamanya kau tetap di hatiku,,
Dan akan ku jaga sampai nanti,,
Sampai engkau menyadari arti diriku di sini,,
Kini berakhir sudah semuanya,,
Yang aku impi – impikan selama ini,,
Terkubur bersama semua rasa untukmu,,
Rasa yang akan selalu ku ingat & ku kenang,,
Munking engkau bukanlah peri hati ini,,
Akan ku do’akan agar kau bahagia,,
Bersama dia yang kau pilih,,
Tuk jadi raja di hatimu,,

Selasa, 25 Oktober 2011

Cinta Tak Tersampaikan


Tersulut cinta membara..
Malam saksi bisu lara..
Luapkan rasa tak terucapkan..
Angin tak menjawab tanya..
Cinta tak tersampaikan padanya..
Sakit menghujam jiwa..
Menusuk sukma, menembus raga..
Kau hanya sekadar mimpi sempurna..
Tak sanggup ku miliki dewi..
Suratan takdir terlanjur tergores..
Waktu hampa, bening tak menyapa..
Senyummu masa laluku..
Takkan kembali sepanjang masa..

Entah [Ini Cinta atau Bukan]


terbaring sepi dalam mimpi ku
diam sejenak dalam uraian kataku
waktu demi waktu terus melaju
membawa ku ke dalam jurang hati mu
kegalauan mu bagai puitisku
di setiap lagkah kecil sang malaikat ku
hujan yg tangisi keberadaan ku
meghapus semua duka ku
bagai cahaya yg kecil terbaring menagis
tak berdaya melawan malam
sendiri menahan tangis
demi sebuah rantaian keberanian
maju untuk mati
demi cinta yang ga pasti
meghilang bagai cahaya mentari
di tgah semua kemunafikan diri
sedih ini untuk ku sendiri
menahan rasa sakit di hati,
cinta mu telah pergi
dan hati ku mulai mati
mungkin ku yang bodoh
ku coba berlabu di tempat yg ga mugkin ku capai
di tempat yg ga mugkin ku gapai
ku akan terus mencari
walau akhir nya hanya perih
ini cinta ku untuk mu kasih
ucapan sederhana untuk hiasi hati mu
yg kan ku kenang tuk selamanya
sampai akhir tubuh ku hancur

Aku Pernah Jatuh Cinta

Aku adalah bagian dari goras-garis..
yang jika tergores akan menangis..
Aku adalah bagian kotak-kotak..
yang jika terjebak akan berteriak..
aku adalah bagian dari lingkatan..
yang kalut saat menghadapi persoalan..
aku adalah bagian dari sebuah teka-teki..
yang jika tak terjawab dengan mudah akan mati..
dan aku adalah bagian dari sebuah pertanyaan..
dan apakah cinta ini memang harus di katakan..
jika aku adalah sebuah merpati meninggi..
yang akan mengungkapkan dengan hati..
untuk semua cinta yang pernah ku lalui..
aku pernah menjadi apapun untuk mengerti..
bahwa cinta tak akan pernah kumiliki..
Untuk saat ini..

Berharap Cinta


Hai engaku orang yang ku sayang
sebenarnya ku tak ingin melepas mu pergi
tapi saat ini ku merasa tidak bisa membahagiakanmu
maafkan aku karna ku tidak mengejarmu
ku sungguh sayang banget samakamu
ku sungguh cinta banget sama kamu
tapi itu semua percuma kalau ku
gak bisa membuatmu bahagia
sekarang ku hanya bisa berdoa smoga kau bahagia
tapi ku berharap kelak kau kembali padaku
dan ku akan berusaha membagiakanmu
karnaku masih menyayangi dan mencintaimu
dan ku akan selalu menyayangimu
walaupun saat ini kau bukan milikku lagi
dan qu akan selalu mencintaimu
forever for love,,,i love you sayangqu

Jumat, 21 Oktober 2011

satu canda buat dirinya

matahari
tertawa
turun kebumi
lihat diri ku yg dilanda mabuknya cinta
ku minta tolong
bakar sisa2 nafas masa lalu
kemudian rangkai rembulan diufuk timur
tapi pindahkan agar
ia terbit di ufuk barat
ahhh…
tak perlu takut akan akhir
semua jadi bahagia
semua yg tertutupi akan terlihat
tak ada samar
tak ada mega
dan juga hanya teriknya iya bernyanyi
dan siapa aku?
Tuhan bertanya dalam malam
dalam mimpi ku
aku menjawab
tapi bisu
keluh bibirku
bukan berontak
tapi tak kuasa aku tertakjub pada dunia
pada mahkluk ciptaan-Nya
pada janjinya aku bariskan awan
yg hitam didepan kemudian yg putih kurangkai belakangan
agar hujan pertama datang
agar aku dapat menagis
agar aku dapat berdoa
susun cerita diujung senja
agar dapat ku berikan kepada
penguasa abad
penguasa hari,waktu dan air mata.