Jumat, 28 Desember 2012

MERPATI PUTIHKU


Sampai detik ini 
T'lah ku coba tuk yakini 
Merpati putih ku 
Tak akan mengingkari janji

Meski Merpati putihku 
Begitu lama pergi

Di setiap kepakan sayap
Mampu arungi awan berarak
Disetiap menatap
Mampu helah nafas 
Lewat angin berbisik

Biarpun tinggalkan luka 
Kala tunas mulai bersemi
Menyobek nyobek dada

Lalu,,,
Dihempaskan aku dalam kerisauan
Dikeranda aku dalam kerinduan 
Dipasung aku dalam ruang hampa
Disisihkan aku dalam CINTA

Hingga,,
Mimpi mimpi indahpun sirna
Malam malam ku nyaris tanpa batas
Aku bagai mayat bernafas

Namun,,,
Akhirnya NETRA 
Menyentak kesadaranku
Membimbing aku ke jalanMU
Yaa,,Illahi 

Astaghfirullah....
Yaa Allah,,
Hanya atas ridhoMUlah 
Akhirnya semua akan menjadi indah
Saat hidayah 
Menyusup 
Bertahta abadi 
Didalam sukma bersemayam


By : ABAB,,

Sabtu, 20 Oktober 2012

Orang Itu Aku

aku  orang yang mencintaimu
aku yang mencintaimu sepenuh hati
aku mengikuti 
bayangan mu  berkeliling setiap hari
ini cinta yang datang seperti angin
cinta ini seperti seorang pengemis
jika aku terus seperti ini akankah kau mencintaiku
kepribadian ku itu sangat pemalu
jadi aku belajar bagaimana untuk tertawa
hati ku itu memiliki banyak cerita  

aku  bahkan  ia tidak bisa memberitahukan sahabatku
bahwa hatiku penuh dengan bekas luka
cinta ini seperti orang bodoh
 aku berteriak dan kamu tidak tahu bahwa manusia yang mencintai mu itu ada lah aku
mungkin kamu tidak tahu, karna kamu bodoh....

Minggu, 16 September 2012

Nanti akan ada suatu sore ketika kita tengah duduk bercengkerama bernostalgia tentang pertemuan pertama kita, tiba-tiba aku bertanya “masihkah aku terlihat cantik di matamu?”
Maka ketika itu kecuplah keningku dan anggukkan sedikit kepalamu 

sembari tersenyum.

Iya, aku tahu, keriput telah menguasai wajahku.

Kelak akan ada masa di mana aku lupa di mana kuletakkan jam tangan kesayanganmu. Maafkanlah aku, jangan marahi aku sebab pikunku.

Kelak, akan ada pagi di mana aku menggig
il kedinginan. Selimutilah aku, dekaplah tubuhku.

Tentu saja aku tahu, tubuhku telah meringkih.

Maka, akan sampai di suatu hari di mana mataku terpejam untuk selamanya mendahului kamu. Lepaskanlah kepergianku dengan ikhlas.

Untuk semua masa itu, aku ingin meminta satu hal, maukah kamu menemani hari tuaku?


 


Malam Ini,.lewat sentuhan tangan lincahmu di pipi ku,.
membuat aku larut dlm kasih mu,.seulas senyum menawan
ada secercah bahagia tersaji di beranda..

Lembut mu menyapa ku Dengan tatap penuh tulus
Bagai tatap bulan yang ikhlas

Memayungi malam dengan teduh cahaya

Selembar janji tertuang pada syahdu tatap
Di bawah naungan biru asmara kita
Bersaksikan sinar rembulan bermata jeli
Memandang indah gerak gerik kasih kita..

Hati ku berucap,,Untuk segera mendekap mu
Mengecup kening indah mu Menjadikan diri mu ratu hati ku..Hebatlah untuk ku,,Membangun istana cinta kita
Ciptakan altar kebahagiaanBernuansakan candi candi asmara....




¤¤¤¤¤¤¤ SAGANYA GULIRA CINTA ¤¤¤¤¤¤¤¤¤


Merahnya jantungku, saganya hatiku

Menjilat asaku dengan baranya

Menguah dengan gejolaknya

Merendang dengan panasnya

Jejal sesak terasa

Merejam dan menggulai seluruh persendian

Inikah cinta ....???

Yang telah meregam himpit di dada

Kilatan kilatan hasrat terus meruah dengan kunang kunang yang menghujam

Himpitan himpitan yang terus menjepit dan merongrong

Hingga aku tak kuasa untuk menahan segala beban yang melentik

Dorongan dorongan yang semakin memaksa

Betapa aku terkulai tak berdaya

Tepar terkapar tanpa ampun

Merangkak mengayuh dan tak letih

Lelahpun tak terasa

Lebam yang membarus perih dan memanas

Namun aku tak peduli

Cinta ini telah tergurah dengan derita yang sangat indah

Yang enggan dan enggan aku lepaskan

Setajam bilah sepanas bara

Menghujam dan membakar

Sekujur raga lunglai

Lemas rapuh terasa

Luruh menyatu dengan gelayut cinta

Melelana dengan rasukan yang semakin mendalam

Menjalar dan meraba pori pori dan ari

Mencengram kuat rinai jiwa

Jarum jarum asmara telah menjelulur dan menjahit

Merobek Memotong dan Menambal

Semua merajut angan dan asa impian

Bilakah dekapan rindu itu berpadu dalam pelukan cinta

Erat lekat dengan padu

Tiada pun penawar dan obat mujarab

Kecuali balasan cinta atas cinta yang ku layangkan

Gerah Getah dalam Gunjah

Bimbang memilin dengan segala keresahannya

Semua akan mereda

Bila engkau tak terlepas dari pelukanku
Pesona hati telah terpatri dengan ukiran cinta

UNTUKMU dan Hanya UNTUKMU


Oleh : MasPanji Kerthajagat Putrenggumii
Kubelah dingin nya malam dengan hati merindu..
Kubiarkan diri termangu memikirkanmu..
Menghitung sejumlah beribu rindu..
Sudah lama rindu tergantung di kalbu..
Namun tak jua ku temu rindumu menjenguk aku..


Pabila kau menjanjikan sebaris kata..
Betapa hanya hati ini yg bahagia..
Bahkan katamu diriku dalam perhatianmu jua,.
Kalaulah dapat kudakap kasihmu dalam dakap madu rindu.,Akan kuikrar setia bersama pengabdian dan pengorbanan disepanjang nafasku.
Getar diidada ini melilit langit dalam pencarian nur kasihmu.
Aku teroka makna dibalik pancar rasa yg ada di kalbu..

Duhai jiwa penghibur raga aku gelisah..
Gelisah mendengar isi hatimu apa yg akan kau curah..
Tak sabar ingin kudengar apa yg akan kau luah..
Bernyayilah sayang,nyayikan dgn kata madah..
Ingin Ku dengar bait merdu kata suara mu yg indah.


 


Kamis, 21 Juni 2012

CARAKU ONANI



Saya sendiri tertawa baca judul tulisan ini. Seperti deskripsi blog ini, saya berniat menyebarkan berbagai kebusukan pribadi, dan yang perlu digaris bawahi bahwa apa pun yang saya tulis adalah upaya untuk menghibur diri, bukan bermaksud menyakiti. Kalau pun sebagian dari anda ada yang terhibur membaca tulisan saya, mari kita doakan bersama semoga hal tersebut menjadi amalan bagi saya, amien...

Mungkin ada sebagian pembaca yang bertanya, “kalau hanya sekedar curhat kenapa harus ditulis dalam blog?”. Jawabannya sederhana, “Saya ingin berbagi, saya yakin semua orang pasti ingin dimengerti. Setiap orang perlu wadah sebagai tempat aktualisasi diri, oleh karena itu, selain menyebarkan kebusukan pribadi saya juga ingin mewakili mereka yang gatal tidak didengar”. Persetan orang mau anggap saya gila, stress, sableng, atau semacamnya saya tidak peduli. Kalau suka silakan baca, anda tidak suka silakan pergi, toh pintunya juga belum saya tutup.

Apa itu Onani?
Saya bukan ahlinya, jadi untuk mendeskripsikan kepada khalayak umum secara gamblang apa itu onani saya tidak sanggup. Singkat kata, menurut saya sendiri onani adalah menghibur diri sendiri.

Kapan saya onani?
Onani biasa saya lakukan ketika saya sedang sendiri. Lagian saya juga malu kalau onani di depan orang banyak. Fantasi saya tidak berkembang, statis, bahkan hilang begitu saja kalau ada orang yang lihat. Masalah ada selain orang yang melihat, cuek aja, yang penting mereka tidak mengganggu  imajinasi saya. “Apa saya tidak takut?”. Kenapa saya harus takut, kan saya sudah menjadi bagian dari mereka. Bahkan saya lebih sempurna. Katanya...
Mengenai waktu kapan saya onani adalah ketika orang lain tidak sanggup menghibur saya. Ketika amarah berkecamuk hebat dalam diri saya. Ketika “malaikat kecil” tak datang menjenguk saya. Ketika hati saya tak bisa berfikir logis. Ketika logika saya tak mampu mendengar nasehat nurani. Lalu saya mendengar ada yang mengeluh...

Bagaimana cara saya onani?
Bebagai macam cara saya onani. Mulai dari menggunakan berbagai alat sampai dengan hanya bermodal fantasi. Dari menggunakan kaki, kepala, gambar, video semua sudah pernah saya lakukan. Tapi yang jelas, saya melakukan onani dengan menggunakan tangan. Saya gunakan tangan saya untuk menekan tuts-tuts di keybord. Saya manfaatkan tangan saya untuk menuangkan ide, gagasan, keluh kesah, dan apapun yang ingin saya sampaikan ke dalam sebuah tulisan. Dan inilah cara favorit saya dalam ber-onani. Lewat tulisan saya bisa menuangkan berbagai kegilaan yang saya rasakan. Saya menulis tanpa kontrol, saya telanjang, menelanjangi berbagai aling-aling yang menempel pada dinding-dinding imajinasi saya. Sehingga seringkali saya diprotes, dihujani caci maki, ditusuk berbagai kebusukan akibat ide yang saya tuang ke dalam tulisan saya.

Apa saya tidak takut dosa?
Tidak, saya tidak takut. Kenapa saya harus takut berdosa karena onani? Kan saya hanya menghibur diri. Lagi pula berzina saja saya tidak merasa berdosa. "Apa anda tidak takut menyakiti orang lain?". Apa lagi menyakiti orang lain. Saya sangat tidak takut. Justru yang saya takutkan adalah jika ada orang lain yang menyakiti saya. Itu baru saya takut. Kalau pun ada yang merasa sakit hati membaca tulisan saya, saya anggap yang bersangkutan terlalu lebay, menelan mentah-mentah setiap kata dalam kalimat yang saya sampaikan. Seperti yang sering orang katakan, “Ketika kita lapar dan didepan kita ada beras. Tidak mungkin kan langsung kita makan itu beras. Dimasak dulu, baru kita makan”. Kecuali...

Pesan onani dari saya
Tidak perlu anda pahami setiap jengkal tulisan saya, cukup anda pahami diri saya. Sepenuhnya..
 
 
# andra-kurniawan