Kamis, 09 Februari 2012

Hati Yang Retak



Tahukah kamu saat ini aku ingin menangis. Dada ini terasa sesak seperti ada sesuatu yang mau keluar. Dan beberapa detik sesudahnya ada buliran air panas yang keluar dari mataku.. Aku menangis.. Membiarkan diri ini tersedu sedu menumpah segala rasa sesak didada..

Tangisan ini menyadarkan aku akan kehilanganmu. Mungkin sekarang belum tapi semua akan terjadi. Cepat atau lambat, aku hanya akan menunggu waktu saja.. Dan perjalanan menuju kehilangan ini benar benar membuat hatiku retak. sakiiiit... berkali kali aku memikirkan.. ada apa denganmu, dengan semua perubahan yang ada di dirimu,.. apa salahkuuu,,, ??

Kamu, sadar gak ? setiap kali kamu diam aku selalu merasa khawatir. Setiap kali kamu gak ada kabar, entah pikiran apa yang ada dikepalaku. Benar benar seperti benang kusut yang susah untuk diperbaiki lagi. Apakah kamu rasakan rasa sakitku setiap kali aku sadar sayangmu tidak lagi seperti dulu. Tahukah kamu kepedihanku saat aku mempererat genggamanku, kamu justru ingin melepaskannya...

Tak mengertikan dirimu betapa aku sangat bergantung padamu. Padahal dulu aku tidak begini. Aku yang sekarang sangat takut untuk menjadi diri sendiri. Takut kamu gak suka. Takut kamu gak ingin. Dan seperti inilah aku sekarang. Semakin terperosok dan terombang ambing saat genggaman tanganmu mulai melemah. Aku mulai kehilangan arah. Seperti angin yang bertiup tak tentu kemana tujuan.

Tak inginkah kau tahu.. air mata ini sungguh tak mau berhenti. Aku tidak minta untuk dikasihani. Jadi aku berpikir.. Jika memang hatimu bukan untukku carilah kebahagiaan baru. Mungkin kamu sudah menemukannya, tapi terlalu mengasihani diriku hingga kamu tak tega.. Mungkin aku gak akan rela.. tapi aku harus bisa menerima. Hati ini tak ingin pecah berkeping keping. Jadi biarkan saja dia retak. Suatu saat retakan itu pasti akan menyatu kembali. Entah kapan .....

Aku Tak Lagi Memilikimu


 Aku Tak Lagi Memilikimu


Meski sekarang aku tak lagi memilikimu, tapi duniaku tak kan berhenti berputar. Langit masih biru seperti biasa. Matahari tetap terbit ditimur dan terbenam dibarat. Malam juga tetap datang setelah senja. Memamerkan bulan dan bintang yang bersinar terang. Dan aku menikmatinya setiap malam dengan segelas kopi kesukaanku. Sampai mata mulai perih dan kantuk mendera.. Kebiasaan ini juga gak akan berubah. Tetap seperti biasa. Kerja dan mengurus rumah yang menjadi tanggung jawabku..

Yang berubah adalah setiap perjalanan hidup aku kedepan aku gak akan melaluinya lagi bersama kamu. Tidak ada lagi telpon malam hari sampai tertidur lelap. Juga tidak ada ucapan selamat pagi cinta untukku.

Dan aku akan berjalan sendiri tanpa menundukkan wajahku ketanah. Karena aku tak ingin airmata ini keluar mengenangmu.. Biarkan kepala ini menengadah menahan setiap tetes air mata yang akan jatuh.

Aku juga gak akan mengeluh. Tetap ceria seperti biasa. Menikmati kesendirianku seperti biasa. Karena inilah aku. Yang akan selalu sendiri...

Kamis, 02 Februari 2012

Cinta Terhalang Orang Tua


setelah perpisahan itu,
kini baru aku mnyadari,
bukan waktu yang pisahkan,
bukan jarak yang hancurkan,
melainkan amarah orang tuamu,
yang tak pernah mau mengerti,
akan cinta yang kita jalani…
aku akui,diriku bukanlah malaikat,
yang selalu sempurna,
tanpa kesalahan,tapi apa salah,
bila aku mencintaimu,
dengan ketidaksempurnaanku,.
apa memang,di mata orang tuamu,
aku hanyalah seonggok sampah,
yang tak pernah mampu,
mberikan semua bahagiamu..
By : muhammad djibriel al rasyid

Tetaplah Menjadi Kekasihku


TETAPLAH MENJADI KASIHKU SAMPAI AKHIR TIBA
Sayang dan cintaku ta akan pernah hanyut terhadapmu sekalipun ombak menerjang,
ku akan slalu bertahan
Angin topanpun slalu menghadangku tetapi ku akan slalu tegak
Demi kesetianku terhadapmu
Kau sebagian jiwaku !
Kau memenuhi ruang hatiku !
Aku ta akan pernah peduli orang mu bilang apa ?
Yang pasti kau telah menjadi miliku
dan aku bahagia slalu dengan cinta dan sayangmu terhadapku
Aku bahagia dengan semua ini,
ku akui ini adalah lembaran baru kisah cintaku
Ku harap kau menjadi kasihku selamanya
sampai akhir hayat tiba sang pencipta menjemputku

Senin, 30 Januari 2012


Kisah sedih..: PENGORBANAN CINTA

Sepasang kekasih sedang melaju lebih dari 100 km/jam di jalan dengan sebuah motor.
...
Cewek : Pelan-pelan, aku takut.
...
Cowok : Tidak, ini menyenangkan.

Cewek : Tidak, ini sama sekali tidak menyenangkan. Please, aku takut!

Cowok : Baik, tapi katakan dulu bahwa kamu mencintaiku.

Cewek : Aku mencintaimu! Sekarang pelankan motornya!

Cowok : Sekarang beri aku pelukan yang erat.

(Lalu si cewek memeluknya)

Cowok : Bisakah kamu melepas helmku & kamu pakai? Helm ini sangat menggangguku!

(Si cewek itu pun menurutinya)

Keesokan harinya ada berita di koran sebuah sepeda motor menabrak gedung karena rem-nya blong.

Ada dua orang di atas motor itu, tetapi hanya satu orang yang selamat.

Yang terjadi sebenarnya adalah bahwa di tengah jalan saat kecepatan tinggi, si cowok berusaha me-Rem utk memperlambat, tp si cowok menyadari bahwa rem motornya rusak, tapi dia tidak ingin membiarkan kekasihnya tau.

Dia meminta kekasihnya berkata dia mencintainya & merasakan pelukannya, karena dia tau itu untuk terakhir kali baginya.

Dia lalu menyuruhnya memakai helm supaya kekasihnya akan tetap hidup walaupun itu berarti ia yang akan mati...

Pernahkah kamu mencintai seseorang sampai sebesar ini ???
Ataukah hanya sebatas memperhatikannya, peduli, menelpon / mengirimkannya sms hanya untuk membuatnya bahagia?

Pernahkah kamu mengatakan "AKU MENCINTAIMU" padanya?

Ataukah kamu menunggu untuk mengatakan itu disaat kamu berada dlm situasi seperti diatas motor itu?

Jika tidak, kamu masih punya kesempatan untuk mencintainya lebih lagi.

Jangan menyimpan rasa cinta itu hanya di dalam hati. Katakan padanya bahwa kau mencintainya

Karena kamu tidak pernah tau, apakah besok kamu masih punya waktu dan kesempatan untuk mengungkapkannya

Minggu, 08 Januari 2012

masa LAlu


Ada beberapa orang yang terus terkurung dalam masa lalunya. Mereka selalu bilang ‘Masa lalu itu tidak akan bisa dihapus, sebagus apapun penghapus yang dipakai’
See? Kadang aku berpikir, ada apa dengan masa lalunya hingga dia mau berusaha sekuat tenaga untuk menghapus dan melupakan. Terlalu menyakitkan? Menyesakkan hati?
Mungkin sebenarnya mereka tidak sedang terganggu oleh masa lalu. Tapi ada orang dan perasaan di masa lalu mereka yang mengganggu pikiran mereka saat ini.
Yah, sebab sejauh ini, aku sih tidak pernah terganggu oleh masa lalu.
Karena aku tidak terlalu berusaha  untuk melupakan. Jalani saja.Karena perasaanku kini sudah berubah, tidak lagi sama.

AKU MAU MATIRASA SAJA.?


Aku lupa rasanya memiliki perasaan itu.
Aku tak ingat bagaimana rasa senangnya merasakan perasaan itu.
Aku benar-benar tak menyimpan sedikit bayangan pun tentang perasaan itu dalam memoriku.
Ah, itu itu itu, sebenarnya perasaan apa itu?
Aku sungguh tak ingat lagi.
Aku mau mati rasa saja yah. Bolehkah?